Kebakaran Gedung Dinas Teknis Gambir, Petugas Berhasil Evakuasi Korban
By Admin

Damkar/ Dok Humas DKI
nusakini.com, Upaya pendinginan Gedung Dinas Teknis atau Gedung Bapenda di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, memasuki tahap penyelesaian pada Sabtu (8/8). Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menyisir lantai 11 hingga 16 untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang menyala.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menargetkan seluruh proses penanganan darurat tersebut dapat segera diselesaikan secara tuntas. "Insyaallah dalam 30 menit sampai satu jam ini akan tuntas," ungkapnya saat memberikan keterangan resmi mengenai progres di lapangan.
Petugas di lokasi tidak sekadar memadamkan api, tetapi juga membongkar tumpukan material yang rentan memicu kebakaran susulan. "Ini hanya tinggal penyelesaian saja sebenarnya, jadi tinggal penumpukan-penumpukan kita urai agar tidak jadi penyalaan kembali," jelas Syarifudin menegaskan langkah mitigasinya.
Hambatan utama yang dihadapi personel di lapangan adalah banyaknya tumpukan kertas pada lantai yang terdampak amukan si jago merah. "Tumpukan itu memang bahan yang mudah terbakar, makanya ini kita sisir, kita bongkar biar benar-benar aman," tuturnya menjelaskan rintangan yang ada.
Berdasarkan dugaan awal, titik mula kemunculan api diduga berasal dari lantai 11 gedung pemerintahan tersebut. Untuk memastikan penyebab pasti kejadian, polisi baru akan melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah lokasi dinyatakan kondusif.
Penanganan insiden pada hari Sabtu (8/8) ini melibatkan 185 personel andal dan 37 unit armada mobil pemadam. "Setelah selesai, baru di situ ada police line, di mana nanti kepolisian yang bekerja setelah kita nyatakan kondisi gedung ini aman," tambah Syarifudin.
Insiden kebakaran ini sempat membuat panik karena tebalnya asap yang menyelimuti area vital seperti tangga darurat. Meski demikian, Syarifudin memastikan jajarannya berhasil menahan rambatan api agar tidak meluas ke area bawah gedung.
Petugas dengan sigap berhasil melokalisasi kobaran api yang melanda bagian atas gedung sehingga meminimalisasi kerusakan lebih lanjut. "Untuk ke bawahnya kita bisa cover, jadi tidak ada penjalaran ke bawah," tegasnya merangkum keberhasilan strategi pemadaman.
Dalam peristiwa nahas ini, pihak berwenang memastikan tidak ditemukan adanya korban jiwa dari pihak penghuni maupun pengelola. Satu orang warga yang sempat terjebak di lantai 16 sukses dievakuasi oleh regu penyelamat khusus dari Gulkarmat.
Evakuasi berjalan dramatis karena petugas harus menembus pekatnya asap sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan korban. "Alhamdulillah dengan proses, tim rescue pasukan khusus kita bisa mengevakuasi sampai menggendong korban," ujar Syarifudin bersyukur.
Korban selamat tersebut langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Tarakan guna mendapat pertolongan medis lebih lanjut. Terkait operasional gedung pascakebakaran, hal itu kini sepenuhnya diserahkan kembali kepada pihak pengelola bangunan.
Fokus utama tim pemadam sejauh ini hanyalah memadamkan api dan mengamankan struktur dari risiko sisa bara. "Kalau operasional itu nanti koordinasi dengan pengelola gedung, yang penting kita sudah serah terima bahwa gedung ini sudah aman," tutupnya. (*)